Jumat, 01 Juni 2012

rpp SMA kelas XII semester 1


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan SMA …………….
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas                    : XII
Semester            : 1
Alokasi Waktu   : 2 x 40 Menit
A.    STANDAR KOMPETENSI :
Berbicara
  6 .Mengungkapkan pendapat tentang pembacaan puisi 
            B. KOMPETENSI DASAR :
 6.2. Mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal,intonasi,dan ekspresi yang tepat

    C.     INDIKATOR :
1. Kognitif
                a. produk
Ø  Menjelaskan konsep tentang puisi baru  
    b. Proses
Ø  Mendeklamasikan/membacakan puisi baru di depan teman-teman dengan lafal, intonasi dan ekspresi yang sesuai  
    2. Psikomotor
Ø  Menanggapi pembacaan puisi  baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
    3. Afektif
    a.   Karakter
Ø  Keja sama
Ø  Akomodatif
Ø  Tanggung jawab
Ø  Apresiatif
         b. Keterampilan Sosial
Ø  Bertanya dan member tanggapan dengan bahasa yang baik dan benar
Ø  Menyumbang ide
Ø  Membantu teman yang mengalami kesulitan 

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
Kognitif
a.      Produk
1) Secara mandiri siswa dapat memberikan tanggapan dengan alasan yang logis tentang pembahasan puisi baru dengan menerjakan. LKS 1 : Produk

b.      proses
siswa diberikan lembar kerja yang berisi teks bacaan yang terdapat dalam LKS 2 : Proses. Selanjutnya, siswa diharapkan dapat .
1 ) membaca dan menandai jeda pada puisi yang dibacakan
2)mendeklamasikan/membacakan puisi baru di depan teman-teman   
. Psikomotor
Ø   Memberi tanggapan dengan alasan yang logis tentang penbahasan materi yang telah disajikan
Ø  Menulis pokok-pokok permasalahan yang telah disediakan dalam LKS

d. Afektif
a. Karakter
Siswa terlibat aktif dalam pembelajaran dengan memperlihatkan kemajuan dalam berperilaku seperti kerja sama, akomodatif, bertanggungjawab, dan ap[resiasif    
b. Keterampilan sosial
Siswa terlibat aktif dalam pembelajaran dengan memperlihatkan kemajuan dalam keterampilan dalam mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal,intonasi,dan ekspresi yang tepat
E. MATERI PEMBELAJARAN :
·         Puisi baru
·         Mengomentari pembacaan puisi dari segi
1.      Lafal
2.      Intonasi
3.      Ekspresi

F. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model pembelajaran               : Demonstrasi
Metode pembelajaran            : Penugasan, diskusi, unjuk kerja

G. Media/Alat/Bahan
Lembar Kerja Siswa,kertas HVS, Spidol








H. LANGKAH LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
TAHAP
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBUKA
(Apersepsi)
Guru menanyakan  siapa siswa yang pernah mengikuti lomba deklamasi/pembacaan puisi.  Bilamana ada, siswa ybs diminta  untuk men-sharingkan pengalamannya saat berlomba. Diarahkan  dengan pertanyaan untuk mengungkapkan, aspek apa yang dinilai juri, apa komentar juri, mengapa menang/kalah
Guru memutarkan VCD rekaman  lomba baca puisi dan  meminta   siswa untuk memberikan ulasan/komentar singkat. Yang ditunjukkan adalah peserta terbaik/pemenang dan yang terburukk.



INTI
Pertemuan ke-1 ( 90’) 
Guru  menyuruh siswa yang mampu untuk membacakan sebuah puisi di depan kelas.
Siswa berdiskusi menanggapi tampilan pembacaan puisi dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan Guru.
Guru  menjelaskan  lafal, intonasi, dan ekspresi sebagai 3 hal penting dalam pembacaan puisi.
Siswa menyaksikan  tayangan VCD  pembacaan puisi yang dibawakan oleh model.
Secara bergiliran setiap siswa mengemukakan tanggapan dan komentar atas  tampilan pembacaan puisi tersebut. Komentar diarahkan pada unsur lafal, intonasi, dan ekspresi. Sementara itu Guru mengobservasi dan mencermati isi  serta  bahasa tanggapan siswa.
Guru  memberikan ulasan atas komentar-komentar siswa. Beberapa komentar yang bagus diberi pujian.
Pertemuan ke-2 (45’)/ ( 90’)

PENUTUP
(Internalisasi dan  refleksi)

Siswa menjawab soal-soal Kuis Uji Teori untuk mereview konsep-konsep penting  tentang pembacaan puisi  yang telah dipelajari
Siswa   merefleksikan nilai-nilai  serta kecakapan hidup (live skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran
                                                                                               
I. SUMBER PEMBELAJARAN
1.      Buku teks
2.      Buku referensi
3.      Buku Penunjang Pelajaran Bahasa Indonesia
J. PENILAIAN
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Indikator soal
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen
·    Mampu mensdeklamasikan/membacakan puisi baru di depan teman-teman dengan lafal,intonasi, dan ekspresi yang sesuai
·    Mampu menanggapi pembacaan puisi baru tentang lafal,intonasi, dan ekspresi yang tepat.
Disajikan teks bacaan

Tes tulis

Tes tulis
Uraian

Uraian
Daftar pertanyaan Kuis Uji Teori untuk mengukur pemahaman siswa atau konsep-konsep yang telah dipelajari
Tugas untuk memberikan tanggapan pembacaan puisi




BAHAN AJAR
B. Mengomentari Pembacaan Puisi Baru
Tujuan Pembelajaran
Anda diharapkan mampu membacakan puisi di depan teman-teman dengan lafal,
intonasi, dan ekspresi yang sesuai serta memperbaiki cara pembacaan berdasarkan
masukan teman atau guru.

1. Membacakan Puisi Baru dengan Lafal, Intonasi, dan Ekspresi yang Sesuai

Kegiatan membaca bertujuan untuk memahami isinya, baik membaca teks
maupun membaca puisi. Khusus untuk membacakan puisi, diperlukan
kemampuan membaca nyaring. Oleh karenanya, si pembaca dituntut untuk
mempelajari lafal dan intonasi dengan baik. Selain itu, ekspresi juga harus
disesuaikan. Maksudnya, pembaca puisi harus dapat mengungkapkan perasaan
penulis dalam puisi tersebut.

Baca puisi berikut ini di hadapan teman-teman dan mintalah mereka
memberikan penilaian atas pembacaan puisi olehmu! Format penilaian dapat
mengacu seperti di bawah ini dan salin di buku tugas! Lakukan secara
bergantian! Perhatikan contoh pengisian format penilaian berikut ini!
Format 2.2
Pembaca Puisi : Candra Melati
Judul Puisi : Yang Kami Minta Hanyalah
Penilai : Yoga Pratama
Penilaian :
Keterangan: B : Baik
C : Cukup
K : Kurang
Baca puisi berikut ini di hadapan teman-teman sekelas dengan lafal, intonasi,
dan ekspresi yang sesuai!

Yang Kami Minta Hanyalah
Yang kami minta hanyalah sebuah bendungan senja
Penawar musim kemarau dan tangkal bahaya banjir
Tentu bapa telah melihat gambarnya di koran kota
Tatkala semua orang bersedih sekadarnya
Ekspresi kurangmencerminkan semangatperjuangan

Dari kaki langit ke kaki langir air membusa
Dari tahun ke tahun ia datang memelukmu
Sejak dari tumit ke paha, lalu lewat kepala
Menyeret semua
Bila air surut tinggallah angin menudungi kami
Di atas langit dan di bawah lumpur si kaki
Kelepak podang di pohon randu
Bila tanggul pecah tinggallah runtuhan lagi
Sawah retak-retak berebahan tangkai padi
Nyanyi katak bertalu-talu
Yang kami minta hanyalah sebuah bendungan saja
Tidak tugu atau tempat main bola
Air mancur warna-warni
Kirimkan kapur dan semen, Insinyur ahli
Lupakan tersianya sedekah berjuta-juta
Yang tak sampai kepada kami
Bertahun-tahun kita merdeka, bapa
Yang kami minta hanya sebuah bendungan saja
Kabulkanlah kiranya
(Sumber: Benteng, Taufiq Ismail)

2. Memperbaiki Cara Pembacaan Berdasarkan Masukan dari Teman
Pada saat Anda membacakan puisi di depan kelas, tentu teman yang lain
mencatat bagaimana penampilanmu mengenai kejelasan lafal, intonasi, dan
kesesuaian ekspresinya, berikut saran-saran untuk memperbaikinya. Mintalah
catatan tersebut, lalu coba perbaiki lagi agar sempurna cara pembacaan puisi
yang kamu lakukan. Sebaliknya, berikan catatan tersebut kepada teman yang
dinilai agar lebih baik lagi cara pembacaannya.

3. Memberikan Saran yang Bijak kepada Pembaca
 sudah dapat memberikan tanggapan terhadap teman yang membaca
puisi, namun sudahkah Anda bijak dalam memberikan tanggapan tersebut?
Tanggapan yang baik adalah memberikan tanggapan yang bersifat membangun
dan cara mengungkapkannya dengan santun. Berikut diberikan contoh-contoh
kritik yang bersifat membangun dengan penyampaian yang santun.
Pencemaran Lingkungan , Perlu Solusi yang Tepat 29


Pelatihan

Contoh:
a. Intonasi Saudara Candra sudah bagus, bahkan ekspresi dalam menghayati
puisi sungguh membuat saya terpesona. Namun, ada beberapa pelafalan
yang kurang jelas terdengar di telinga saya. Sebaiknya Saudara Candra
melakukan senam mulut dulu sebelum membaca puisi.
b. Sungguh dahsyat pembacaan puisi Saudara Candra, namun saya rasa
ekspresi Saudara Candra perlu ditambah agar pendengar ikut hanyut dalam
suasana yang Anda bangun.
Anda sudah mempelajari cara membaca puisi baru dengan lafal, intonasi,
dan ekspresi; memperbaiki cara pembacaan berdasarkan masukan dari
teman; memberikan saran yang bijak kepada pembaca. Sekarang agar
lebih terasa kemampuan Anda dalam penguasaan materi di atas, kerjakan
perintah-perintah di bawah ini!
1. Carilah puisi di media massa yang berhubungan dengan pencemaran lingkungan!
2. Bacakan di hadapan teman-teman Anda di depan kelas dengan menggunakan lafal, intonasi, dan ekspresi!
3. Teman-teman yang belum mendapat giliran maju ke depan diharapkan memberikan masukan dan saran yang bijak serta membangun kemampuan membaca puisi teman Anda!
LKS 1 = Kognitif : produk

1. sebutkan pengertian lafal, intonasi, dan ekspresi


LKS 2 = Kognitif : produk

Uji Kompetensi
1. Apakah yang dimaksud artikulasi?
2. Apakah yang dimaksud irama?
3. Apakah yang dimaksud dengan intonasi?
4. Apakah bedanya antara intonasi nada dan dinamik?
5. Melalui apa saja penjiwaan isi puisi dapat terekspresikan
LKS 3 = Afektif : Perilaku Berkarakter
PETUNJUK
Brikan penilaian atas setiap perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut :
A = sangat baik                                                B = memuaskan
B = menunjukkan kemajuan                            D = memerlukan perbaikan




FORMAT PENGAMATAN PERILAKU BERKARAKTER
NO
Rincian Tugas Kinerja (RTK)
Memerlukan Perbaikan (D)
Menunjukan Kemajuan (C)
Memuaskan (B)
Sangat Baik (A)
1
Kerja sama




2
Akomodatif




3
Bertanggung jawab




4
Apresiatif












                                                  Hari,Tanggal :


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar